SIGI Gempa berkekuatan 6.2 SR yang terjadi Sabtu (18/8/2012) sore mengakibatkan 4 warga Sigi meninggal dunia, warga Lindu 2 orang serta gumbasa dan kulawi masing-masing 1 orang. sementara total rumah rusak, 193, 41 diantara rusak berat. Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah Sigi Minggu (19/8/2012), Resmin Laze, S.Sos di Tuva mengatakan dari kerugian materi itu, ditaksir mencapai 1 Milyar. selain itu, kata Resmin, luka berat 5 orang, tiga diantaranya sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu.
Gempa juga memutus akses dari Tuva ke Salua, dan akses itu merupakan satu-satunya jalan dari dan menuju arah ke Palu. Itu akibat longsor yang menutup badan jalan. hingga berita ini diturunkan, belum ada kendaraan yang bisa tembus antara 2 desa itu.
Bupati Sigi, Aswadin Randalembah, melalui Kabag Humas Sigi, Moh Fahri, S.STp mengatakan logistik trus di dropping ke lokasi bencana, demikian pula tenda yang menjadi tempat mengungsi bagi warga yang rumahnya rusak berat. “Menindak lanjuti instruksi Bupati, semuanya sudah kami siapkan termasuk dapur umum” katanya kepada Sultengnews.com. sebanyak 26 SKPD di Kabupaten Sigi, usai Shalat Idul Fitri menyertai Bupati Sigi mengunjungi dan memberikan bantuan untuk korban gempa.
Pantauan langsung Sultengnews.com di desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, memang keadaan sangat menyedihkan, selain hampir semua rumah rusak berat, warga juga terpaksa berlebaran ditenda pengungsian. Sahrul, seorang warga yang rumahnya tertimbun longsor, mengatakan, hingga pagi hari, getaran gempa terus terjadi, akhirnya kami memilih tidur ditenda di tanah lapang. padahal, ia memiliki anak yang baru berusia 1 bulan. Rezki, begitu ia menyebut nama putrinya.
sementara itu, aparat gabungan dibawah komando Dandim 1306 Donggala, Rudy. W, menyebutkan sudah menyiagakan TNI sejumlah 2 SSK-Satuan Setingkat Kompi, yang masing-masing berjumlah 100 kekuatan dan dari Brimob 30 anggota SSP-Satuan Setingkat Pleton. menurut Dandim, salah tugas TNI adalah, melakukan Operasi Milter selain Perang, dan termaktub didalamnya membantu penanganan bencana alam.
Masih kata Rudy, “untuk bisa menggusur longsoran tanah dibukit, diperlukan alat berat. selain itu, obat-obatan menjadi kebutuhan utama bagi para korban,” Sumber: sultengnews.com
Touche. Solid arguments. Keep up the greаt spirit.
ReplyDeleteHere is my weblog ... Redkings Poker Room